BERITA

Polri Profesional, Sama-sama Tangani Kasus Hukum Ahok dan Sandiaga

  • 30 Jan 2017

Ketegasan dan kenetralan kepolisian dalam pilkada tampak saat memproses hukum dugaan kasus penistaan agama yang dilakukan Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
 
Seiring dengan itu, belakangan juga muncul dugaan kasus hukum yang melibatkan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.
 
“Jika polisi berani memeriksa Ahok yang dituding menista agama, aparat hukum ini juga harus berani dan menindaklanjuti laporan kasus hukum yang melibatkan Sandiaga Uno hingga tuntas,” kata Ketua Setara Institute Hendardi, di Jakarta, Senin (20/3/2017).
 
Hendardi mengingatkan bahwa setiap warga negara punya hak yang sama di dalam hukum. Jika ada laporan, polisi harus memprosesnya.
 
“Semua ini sekaligus memberi kesempatan kepada yang dilaporkan untuk menjelaskan duduk perkaranya,” katanya.
 
Menurut Hendardi, kinerja profesional dan proporsional Polri tersebut sekaligus membuktikan bahwa Polri independen dan profesional dalam memutus sebuah perkara serta menepis dugaan bahwa Polri tidak netral.
 
“Saya memberikan apresiasi kepada Polda Metro Jaya yang memanggil Sandiaga guna menuntaskan kasus yang dituduhkan kepada Sandiaga. Di luar kontroversi masing-masing kasus yang menjeratnya, secara normatif Polri telah bekerja sesuai dengan prinsip profesional, modern, dan terpercaya,” ucap Hendardi.
 
Setelah kasus Ahok mencuat, Polri kini juga tengah menelusuri dugaan kasus hukum Sandiaga. Laporan disampaikan Fransiska Kumalawati Susilo yang melaporkan pasangan Anies Baswedan, Sandiaga Uno, ke Polda Metro Jaya. (JS)
Tags :

Komentar

Maaf belum ada komentar

Kirim komentar