BERITA

Ini Platform Lengkap Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia

  • 30 Jan 2017

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, AM Hendropriyono menegaskan garis perjuangan partai yang dipimpinnya mendukung penuh pemerintahan yang dipimpin Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
 
Hal itu disampaikan Hendropriyono saat perayaan ulang tahun ke-18 PKPI di Hotel The Dharmawangsa Jakarta, Minggu (15/1/2017).
 
Dalam forum tersebut, Hendropriyono menegaskan komitmen partai terhadap NKRI dan ideologi Pancasila. “PKPI menolak ideologi komunisme atheis dan neoliberalisme anarkis, terorisme dan radikalisme,” ujarnya.
 
Selain itu, PKPI juga menolak falsafah, ideologi dan aliran politik lain termasuk theokratisme agama dan kepercayaan apa pun. Partai yang didirikan Jenderal TNI (Purn) Edi Sudrajat dan Jenderal TNI (Purn) Try Soetrisno itu juga akan menggalang persatuan di antara suku-suku di Indonesia termasuk keturunan Tiongkok, Arab, India, Jepang, Kaukasian, Yahudi dan lain-lain untuk bisa bersatu dalam satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa.
 
Berikut Platform Politik dan Garis Perjuangan PKPI:
 
I. Filsafat Pancasila 1 Juni 1945 yang Mengandung Nilai Dasar untuk Perjuangan PKPI:
 
  1. Menolak Komunisme Atheis.
  2. Menolak Neoliberalisme Anarkis.
  3. Menolak Theokratisme dari Agama apapun.
  4. Dengan keimanan kepada-Nya ikut menegakkan Demokrasi Sosial dan Persatuan Nasional.
  5. Membangun kesejahteraan dan keadilan sosial secara GOTONG ROYONG dengan Pemerintah, bersama-sama kekuatan Legislatif, Yudikatif, Golongan Masyarakat Jurnalistik dan Sipil serta Kekuatan-kekuatan Sosial lainnya, walaupun dalam perkembangan keadaan Lingkungan Global yang terus menerus berubah.
II. Undang-Undang Dasar 1945 Tanggal 18 Agustus 1945 yang mengandung nilai dasar untuk Perjuangan PKPI:
 
  1. Meningkatkan kemauan dan kemampuan Bela Negara dalam semua aspek Kehidupan Kebangsaan.
  2. Melindungi Hak Azasi Manusia sebagai Individu dan Sosial, yang berarti ikut menjamin segala bentuk kebebasan bagi setiap orang, sepanjang tidak melanggar kebebasan orang lain.
  3. Menolak setiap bentuk Ancaman, Gangguan, dan Hambatan terhadap Stabilitas Pemerintahan Negara.
  4. Mendukung Peran Pemerintah dalam Intervensi Pasar dan Pengakuan terhadap Hak Milik Pribadi.
  5. Bersama kekuatan Supra dan Infrastruktur Nasional, mendukung Presiden dan Wakil Presiden dalam menegakkan kewibawaan sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan, dan Pemegang Kekuasaan Tertinggi atas Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.
Tags :

Komentar

Maaf belum ada komentar

Kirim komentar