BERITA

Tingkatkan kepedulian pada kaum dhuafa, PKPI Optimis masuk Senayan

  • 16 Sep 2017

JAKARTA (SENAYANPOST.COM)- Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (DPP PKP Indonesia), Miky Barito Putra meminta kadernya untuk lebih giat membantu dan menyantuni kaum dhuafa. Menurut Miky, kaum dhuafa masih sangat banyak yang membutuhkan uluran tangan.

“Kader PKP Indonesia harus paling depan memberikan bantuan untuk menguatkan masyarakat kurang mampu, para dhuafa dan lainnya. Ini sebagai bentuk partisipasi kita dalam membangun bangsa yang lebih baik,” kata Miky saat memberikan sambutan pada konsolidasi PKP Indonesia di Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (16/9).

Dikatakan Miky, Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sudah maksimal memberikan bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu. Mulai dari beras sejahtera (rastra), Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk siswa kurang mampu dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) sebagai jaminan kesehatan.

“Bantuan dari pemerintah ini sudah luar biasa. Hanya saja, kita perlu juga melihat lingkungan sekitar. Jangan sampai ada yang kesulitan kita biarkan, kita harus mengasah kepedulian kepada sesama,” tambah Miky.

Ditambahkan, PKP Indonesia sangat optimis bisa merebut hati masyarakat dan mengantarkan kadernya duduk di Senayan pada pemilu 2019 mendatang. Sebab, imbuh dia, PKP Indonesia di bawah kepemimpinan Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono ini sangat berbeda dari kepengurusan sebelumnya.

“Pak Ketum kita, sangat piawai dalam politik. Apalagi beliau sangat dekat dengan Presiden Joko Widodo, ini modal besar bagi PKP Indonesia untuk melakukan kerja-kerja politik. Jadi kalau Pak AM Hendropriyono menargetkan 8 persen kursi parlemen, itu tidak berlebihan. Kami di DKI Jakarta sangat optimis,” imbuhnya.

Acara konsolidasi di Kecamatan Tebet diikuti ratusan kader PKP Indonesia dari Dewan Pimpinan Kota Jakarta Pusat. Selain konsolidasi, dalam kesempatan tersebut juga dibagikan 200 bingkisan paket sembako untuk kaum dhuafa dan janda-janda lansia.(MA/SP)

Tags : #JAKARTA #PKPI

Komentar

Maaf belum ada komentar

Kirim komentar